Kepala Kantor Kemenag Sumba Timur, Huki Wila Hida, menyampaikan bahwa kehadiran negara dalam setiap kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya membangun ruang kebersamaan lintas iman.
“Kementerian Agama hadir bersama umat tanpa membeda-bedakan. Gereja ini bukan hanya simbol iman umat Katolik, tetapi juga wujud kerukunan yang tumbuh di tengah masyarakat Sumba Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kementerian Agama terus berkomitmen memperkuat pelayanan keagamaan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kerukunan adalah kekuatan kita bersama. Pemerintah akan terus hadir untuk memastikan kehidupan beragama di Sumba Timur berjalan damai dan harmonis,” tambahnya.
Peresmian Gereja Paroki MBSM Kambajawa menjadi gambaran nyata bagaimana Kementerian Agama hadir sebagai mitra umat dalam merawat kerukunan dan memperkuat moderasi beragama di tingkat akar rumput.**
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
