“Kami langsung merespons begitu mendapat informasi terkait penumpukan sedimen di Bendung Benanain. Saat ini, petugas kami telah berada di lapangan untuk melakukan pengerukan sedimen di depan mercu bendung, sehingga aliran air dapat segera dilepas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Targetnya, lanjut Bernadeta, dalam minggu ini aliran air di Bendung Benanain akan kembali normal dan dapat melayani pengguna air di Daerah Irigasi (DI) Malaka pada kedua sayap bendung.
Selain pengerukan sedimen di pintu penguras, petugas juga sedang memperbaiki pintu air yang rusak. Bernadeta menambahkan bahwa respon cepat BBWS NTT II ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo-Gibran dan Gubernur terpilih NTT, Melki-Johni, yang memprioritaskan peningkatan sektor pertanian.
“Balai selalu responsif terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi bagian dari program nasional,” tegasnya.
BBWS NTT II berkomitmen untuk memastikan ketersediaan air bagi masyarakat Kabupaten Malaka tetap terjaga, sehingga kegiatan pertanian dan perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan lancar.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
