Sementara Kepala BPJN NTT, Janto dalam sambutannya mengungkapkan bila kehadirannya bersama istri di NTT (luar pulau Jawa) adalah yang pertama kalinya sejak mendapat penugasan dari Kementerian PU.
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan BPJN NTT, Janto tidak hanya terkesan dengan keindahan infrastruktur bangunan yang ada, tetapi juga merasakan aura kebersamaan dan kekeluargaan yang luar biasa.
Baginya, semangat kebersamaan ini menjadi energi yang luar biasa dalam upaya bersama membangun infrastruktur jalan dan jembatan di NTT.
“Saya sangat terkesan dengan semangat kekeluargaan yang ada di sini. Ini adalah modal utama untuk kita bersama-sama membangun NTT,” ungkap Janto.
Mantan Kepala Bidang Pembangunan BBPJN Jawa Tengah ini sangat yakin bahwa setiap masalah pasti dapat diatasi jika semua bergerak bersama, dan tidak hanya mengandalkan kekuatan individu. Baginya, kerja tim yang solid adalah kunci utama dalam menyukseskan semua program pembangunan.
“Kami berdua memohon izin untuk diterima di lingkungan BPJN NTT, serta memohon bantuan dan dukungan dari kita semua. Kami yakin, penugasan ini adalah kepercayaan dari pimpinan dan rencana Tuhan. Kami berharap dukungan dari semua pihak, dan kami siap memberikan yang terbaik untuk memajukan BPJN NTT,” tegas Janto.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
