“Seluruh korban berhasil diselamatkan namun 1 korban penumpang tidak sadarkan diri dan dievakuasi oleh ambulance kesehatan pelabuhan menuju rumah sakit, 1 korban mengalami patah tulang di bagian kaki, 1 korban mengalami luka bakar dan 5 korban mengalami hipotermia,”tambahnya.
Tim SAR Gabungan dari Tim Medis dan Potensi SAR langsung membawa korban menuju posko medis yang ada di Pelabuhan Pelindo.
Adapun kejadian terbakarnya KM Bajak Laut merupakan kegiatan simulasi kecelakaan kapal yang digagas oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.
Kegiatan ini melibatkan 50 Peserta dari Instansi TNI/Polri yang ada di Kab. Sikka, KSOP Maumere, PMI Maumere, Kesehatan Pelabuhan serta Pelindo dan anggota Potensi SAR yang sudah dilatih pertolongan diperairan.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 29-30 Oktober 2024 di PT Pelindo III Maumere serta ditinjau langsung oleh observer Direktorat Kesiapsiagaan Basarnas. ( */Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
