tv-beritakota.com (Belu)- Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT tahun ini melanjutkan penanganan longsoran dan preservasi jalan nasional wilayah Sabuk Merah sektor timur meliputi Kabupaten Belu hingga Kabupaten Malaka.
Untuk mendukung konektivitas jalan nasional di wilayah perbatasan Indonesia -Timor Leste tetap optimal, BPJN NTT menetapkan lima paket pekerjaan pada tahun 2025 yakni dua paket preservasi jalan dan tiga paket penanganan longsoran.
Kasatker PJN Wilayah 2 Provinsi NTT, Fahrudin melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)2.5 Provinsi NTT, Ir.Roberto, ST kepada wartawan belum lama ini di Kupang mengatakan lima paket pekerjaan tersebut yakni dua paket preservasi jalan, Motaain–Henes dan Henes–Motamasin dengan pagu anggaran masing-masing Rp.6 miliar.
Sementara tiga paket kegiatan penanganan longsoran, dua diantaranya sudah berkontrak yakni paket longsoran Motain- Hene- Motamasin dan penanganan longsoran Henes- Motamasin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
