BBWS NT II Gelar Sosialisasi P3-TGAI 2026, Parlinggoman: Air Harus Dikelola Efisien untuk Dukung Ketahanan Pangan NTT

file 000000003c3071fab192057d6b0537c1

“Ini merupakan infrastruktur berbasis masyarakat. Harapan kami, ke depan program seperti ini dapat semakin diperbanyak karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat,” katanya.

 

NTT Hanya Mendapat 53 Titik

Parlinggoman mengungkapkan, pada Tahun Anggaran 2026 NTT hanya memperoleh 53 lokasi P3-TGAI, jauh di bawah kebutuhan daerah.

Menurutnya, idealnya NTT dapat memperoleh sekitar 150 titik setiap tahun mengingat luas wilayah irigasi dan kebutuhan rehabilitasi jaringan tersier masih sangat besar.

“Kalau melihat kebutuhan, paling tidak kita bisa memperoleh sekitar 150 titik. Tahun ini kita hanya mendapat 53 titik. Ini masih sangat jauh dari harapan,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya akan melakukan berbagai upaya agar alokasi program untuk NTT meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Selain melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, BBWS NT II juga akan mendorong lebih banyak kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) yang telah memiliki legalitas agar dapat mengajukan usulan program.

“Yang dapat mengusulkan program adalah kelompok yang sudah memiliki badan hukum atau minimal akta pendirian. Bagi kelompok yang belum lengkap administrasinya akan kita dorong dan dampingi agar memenuhi persyaratan,” ujarnya.

Exit mobile version