tv-beritakota.com ( Kupang)- Sekitar 70% narapidana (napi) di wilayah NTT terjerat dalam kasus kekerasan perempuan dan anak.
Temuan ini diungkapkan Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menghadiri acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 bertempat di Aula Kantor Wilayah secara virtual (28/04).
“Ini persoalan serius yang harus kita tangani bersama, agar nantinya persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT bisa kita kendalikan sehingga anak-anak dan perempuan di NTT bisa jalani hidup dengan nyaman.” ungkap Gubernur Melki
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto, dalam sambutannya mengatakan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke- 61,terdapat semangat baru pemasyarakatan melalui program akselerasi Kementerian Imipas yakni ketahanan pangan yang berbasis pada kegiatan warga binaan.
Melalui program tersebut, Agus menyebut pihaknya ingin menjadikan warga binaan sebagai pelaku aktif pembangunan, bukan hanya sekedar objek pembinaan sehingga punya kontribusi besar juga untuk negara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
