Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek RI, Togar Mangihut Simatupang, menjelaskan bahwa pembukaan PPDS ini merupakan bagian dari visi Indonesia Sehat 2045 dan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan subspesialis.
Ia menyebutkan, hingga kini pemerintah telah membuka 160 program studi baru, terdiri dari 128 Prodi Dokter Spesialis dan 32 Prodi Dokter Subspesialis, yang tersebar di 11 provinsi dengan kekurangan tenaga spesialis, termasuk NTT, Maluku, dan Papua.
Pemerintah juga mendorong dukungan nyata dari pemerintah daerah, seperti penyediaan beasiswa, insentif, dan penguatan rumah sakit pendidikan, agar distribusi dokter spesialis semakin merata.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya memastikan peserta didik mendapatkan jaminan keselamatan, kesejahteraan, serta lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.
Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis Bali–Nusra merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat sumber daya manusia kesehatan di kawasan timur Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
