Buka Kejuaraan Tinju Antar Sasana Se-NTT, Wagub Johni Asadoma Dorong Kebangkitan Tinju NTT Menuju PON 2028

Reporter : Santos Editor: Redaksi
IMG 20260729 WA0002

“Kita pernah merajai tinju Indonesia. NTT sangat diperhitungkan di kancah nasional, tetapi itu tidak bisa dipertahankan kalau tidak ada pembinaan berkelanjutan, tidak ada sasana, tidak ada pertandingan. Karena dari pertandingan lahirlah petinju-petinju andal dan hebat,” ujar Johni Asadoma.

Kejuaraan Tinju Menjadi Wadah Mencetak Petinju Masa Depan

Johni menjelaskan bahwa lahirnya seorang juara tidak terjadi secara instan. Prestasi merupakan hasil dari latihan yang disiplin, pembinaan yang konsisten, dukungan pelatih, serta pengalaman bertanding yang terus diasah melalui berbagai kompetisi.

Karena itu, kejuaraan antar sasana dinilai memiliki peran strategis sebagai ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota di NTT.

Menurutnya, semakin banyak kompetisi digelar, maka semakin besar pula peluang munculnya petinju muda berbakat yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

PON XXII 2028 Jadi Momentum Kebangkitan Tinju NTT

Wagub Johni Asadoma menegaskan bahwa penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 yang akan dilaksanakan bersama oleh Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan kesempatan emas bagi NTT untuk kembali menjadi kekuatan utama olahraga tinju nasional.

Exit mobile version