Selama ini, Dinche masih tinggal di rumah peninggalan orang tuanya di Camplong II.
Karena itu, rumah baru di Kompleks Perumahan 2100 memiliki arti tersendiri baginya.
Ia bahkan sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk mulai menata rumah. Setelah menerima kunci, ia berencana memasang kain pintu sekaligus kembali membersihkan bagian dalam rumah.
Menurut Dinche, kondisi rumah yang diterimanya sangat baik.
“Rumahnya sangat bagus dan sangat memuaskan. Bersih dan rapi,” katanya.
Rumah tersebut memiliki dua kamar dan sejumlah fasilitas dasar yang menurutnya sudah cukup mendukung kebutuhan keluarganya.
Rumah Menjadi Aset untuk Masa Depan Anak
Bagi Dinche, rumah baru bukan hanya tempat untuk berlindung. Ia melihatnya sebagai aset yang dapat menjadi pijakan bagi keluarganya untuk membangun kehidupan yang lebih baik.
Ia sudah memikirkan bagaimana rumah tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha bagi anaknya yang telah beranjak dewasa.
“Ke depan mungkin kami bisa membuat usaha untuk anak, seperti membuka bengkel kecil-kecilan atau menjual BBM secara eceran,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
