Usman mengatakan dirinya akan membawa persoalan tersebut dalam agenda pembahasan di tingkat pemerintah pusat.
Ia juga akan melakukan koordinasi dengan Menteri Pertanian dan Menteri Pekerjaan Umum untuk mendorong pengelolaan jaringan irigasi tersebut kembali berada di bawah balai teknis.
“Dalam masa sidang nanti saya akan sampaikan kepada pihak terkait. Saya akan koordinasi dengan Menteri Pertanian dan Menteri PU. Saya akan meminta TPOP-nya kembali ke Balai,” katanya.
Menurut Usman, pengelolaan jaringan irigasi oleh balai teknis akan semakin penting mengingat fungsi Linamnutu yang berkaitan langsung dengan kepentingan pertanian dan ketahanan pangan.
Layani Sekitar 3.500 Hektare
Usman menyebut jaringan irigasi Linamnutu berkaitan dengan areal pertanian sekitar 3.500 hektare.
Selain lahan yang sudah ada, pemerintah juga memiliki rencana pengembangan lahan melalui program cetak sawah rakyat di wilayah sekitar.
Karena itu, menurut dia, kondisi jaringan irigasi harus dipastikan mampu menyediakan dan menyalurkan air secara optimal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
