Menurut Letkol Nurul Hilal, proses distribusi material dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi akses menuju lokasi proyek sehingga pekerjaan konstruksi dapat berlangsung lebih efektif.
Dalam dokumentasi resmi Instagram Korem 161/Wira Sakti terlihat proses pembongkaran material baja, gelagar jembatan, kendaraan operasional, ekskavator, bulldozer, hingga perlengkapan konstruksi menggunakan crane berkapasitas besar di Terminal Peti Kemas Tenau.
Material tersebut akan digunakan untuk pembangunan empat jembatan strategis, yakni Jembatan Termanu, Jembatan Kapsali, Jembatan Bipolo, dan Jembatan Nunpisa, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana dan menjadi kendala bagi mobilitas masyarakat.
Keempat jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai penghubung antardesa di wilayah Amfoang.
Kehadirannya diharapkan mampu membuka kembali akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












