Adapun Project Manager PT PP (Persero), Agung Wardana, memaparkan bahwa kompleks Sekolah Rakyat akan dilengkapi dengan 26 bangunan, meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri, rumah susun guru, gedung ibadah, gedung serbaguna, kantin, gudang perawatan, TPS, guest house, rumah genset, rumah pompa, gereja, lapangan sepak bola, lapangan basket, hingga gerbang utama sekolah.
“Total luas lahan sekitar 10 hektare dengan 26 bangunan yang akan dibangun secara terpadu,” jelas Agung.
Pembangunan Sekolah Rakyat NTT ini dibiayai melalui APBN dengan nilai kontrak sebesar Rp238 miliar. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada Agustus 2026, dengan masa pekerjaan selama 240 hari kalender.
Dengan kehadiran Sekolah Rakyat ini, pemerintah berharap lahir generasi muda NTT yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa depan.(*/Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
