Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak kontraktor mengambil langkah strategis dengan mengalihkan jalur mobilisasi material melalui ruas Belang–Puor–Wulandoni menuju lokasi kerja Paket Waikomo–Wulandoni 2.
“Semua potensi akan kami maksimalkan. Karena sudah memasuki musim hujan, pelaksanaan pekerjaan di lapangan akan disesuaikan dengan kondisi cuaca agar kualitas pekerjaan tetap terjaga,” tambah Sebastian.
Paket pekerjaan IJD Waikomo–Wulandoni 2 dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2025/2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp12,69 miliar. Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 150 hari kalender, dengan masa kontrak berakhir pada 9 Mei 2026.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini akan diawasi secara ketat oleh Konsultan Pengawas PT Maha Kahharisma Adiguna, bekerja sama dalam KSO PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) dan PT Kencana Layanan Konsultan, guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis dan regulasi.
Sebagai informasi, BPJN NTT melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Provinsi NTT mengalokasikan dua paket IJD di Kabupaten Lembata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
