Langkah percepatan ini bukan sekadar wacana. Di lapangan, BTM sudah mengoperasikan lima unit excavator yang secara simultan melakukan land clearing atau pembersihan lahan, sekaligus penggalian untuk membentuk badan jalan.
Selain itu, perusahaan juga telah mengambil sampel material untuk diuji di laboratorium BPJN NTT, memastikan material yang digunakan memenuhi standar teknis yang ditetapkan.
Tak hanya itu, stok material dalam jumlah besar telah dipersiapkan dan terus diproduksi setiap hari untuk menjamin kelancaran pasokan ke lokasi proyek, sehingga pekerjaan tidak mengalami kendala logistik.
“Material kami tersedia cukup banyak dan terus kami produksi setiap hari agar suplai ke lapangan tidak terhambat,” jelas Ricard.
Ruas jalan Umasukaer–Simpang Balibo yang selama ini mengalami kondisi bervariasi – dari rusak ringan, sedang, hingga berat – akan diubah menjadi jalan dengan lebar standar 5,5 meter lengkap dengan bahu jalan, demi meningkatkan kualitas serta kenyamanan pengguna jalan, khususnya masyarakat di kawasan perbatasan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
