Ryan menjelaskan, dari total keseluruhan bangunan yang dikerjakan, termasuk pos jaga, terdapat sekitar 28 unit bangunan.
Dari jumlah tersebut, sembilan bangunan telah tertutup atap dan tiga bangunan lainnya masih dalam proses pengerjaan struktur atas.
“Secara umum seluruh bangunan sudah mulai berjalan. Yang sudah tertutup atap ada sembilan bangunan dan tiga lainnya sedang proses,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada bangunan utama, pekerjaan penataan kawasan dan sarana pendukung juga terus dipercepat.
Untuk area lapangan sekolah, pekerjaan perataan lahan, pemasangan geotekstil, serta drainase sisi bawah telah selesai dilakukan dan kini memasuki tahap persiapan media tanam.
Pihak pelaksana optimistis target penyelesaian pekerjaan pada Juni 2026 dapat tercapai sesuai arahan pemberi tugas.
Untuk mengejar target tersebut, strategi percepatan terus dilakukan melalui penambahan tenaga kerja dan alat berat di lapangan.
Jumlah mobile crane yang sebelumnya dua unit kini bertambah menjadi tiga unit dan direncanakan kembali ditambah satu unit lagi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












