Untuk spesifikasi teknis, proyek ini menggunakan besi tulangan berdiameter D10 hingga D22. Struktur utama menerapkan mutu beton FC 25, sedangkan lantai kerja menggunakan FC 10 guna mempercepat tahapan konstruksi tanpa mengurangi kualitas teknis.
“Dengan mulai masuknya material struktur secara bertahap, kami memproyeksikan peningkatan progres signifikan dalam beberapa pekan ke depan,” tambahnya.
Secara keseluruhan, lingkup pekerjaan meliputi struktur, arsitektur, mekanikal elektrikal dan plumbing (MEP), penataan lanskap, hingga pengadaan furnitur. Untuk furnitur, saat ini masih dalam tahap persetujuan dan dijadwalkan mulai masuk secara bertahap pada awal Mei 2026.
Ryan menambahkan, proyek ini akan mencakup total 26 bangunan. Fasilitas utama terdiri dari gedung sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan unit asrama, dua unit rumah kursus guru dua lantai, serta dua unit guest house dua lantai.
Kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas penunjang seperti tempat pembuangan sampah (TPS), rumah genset, rumah pompa, dapur umum, dan gudang kawasan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
