IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Preservasi Jalan dan Penanganan Longsoran di Perbatasan NTT Melaju Pesat, PPK 2.5 Siapkan Empat Usulan Ruas Program IJD

Avatar photo
file 00000000b08c8209b5e12ff21fd4d7e6

“Sedangkan untuk penanganan permanen, sudah kami usulkan melalui surat kepada Satker agar dapat ditindaklanjuti sehingga bisa masuk dalam Program PMTD tahun depan,” jelas Roberto.

Empat Ruas Diusulkan Masuk Program IJD

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Di samping mempercepat preservasi jalan dan penanganan longsoran, PPK 2.5 juga menyiapkan sejumlah usulan untuk Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Roberto mengatakan terdapat empat ruas prioritas yang diusulkan karena dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.

Keempat usulan tersebut meliputi:

Pelebaran Jalan Simpang Balibo–Simpang Umasukaer;

Pembangunan Jembatan Baru Numponi;

Pelebaran Jalan Boas–Uarau–Halibot–Wemasa;

Peningkatan Jalan Biudokfoho–Tafuli–Wekeke–Batas Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Menurut Roberto, apabila usulan tersebut memperoleh persetujuan pemerintah pusat, maka akses transportasi di kawasan perbatasan akan semakin baik, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Warga Riung Apresiasi Pemerintah dan Perjuangan Wakil Rakyat DPRD NTT, Kristo Loko: Infrastruktur Jalan yang Lama Dinantikan Mulai Terwujud