Sementara itu, di Kabupaten Sabu Raijua, dua kegiatan yang menjadi fokus PPK 1.2 adalah preservasi Jalan Bolow–Seba–Mesara.
Pekerjaan di ruas jalan ini meliputi perbaikan badan jalan dengan menggunakan campuran aspal panas, agregat kelas A, serta pasangan batu, untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan.
Selain itu, dilakukan pula pemeliharaan rutin jalan dan jembatan pada ruas tersebut untuk menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal.
Meskipun progres fisik secara keseluruhan terbilang sangat baik, Audrian mengakui adanya deviasi sekitar 4 persen lebih antara realisasi fisik dan keuangan. Hal ini disebabkan oleh beberapa proses administrasi keuangan yang memerlukan waktu lebih lama.
“Kami terus berkoordinasi dengan bagian keuangan di Satker maupun Balai agar proses pencairan dana dapat berjalan seiring dengan progres fisik di lapangan,” jelas Audrian.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan (stakeholder) setempat, terutama untuk memastikan bahwa pekerjaan di ruas jalan nasional di Rote Ndao dan Sabu Raijua berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.( */Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












