Berdasarkan hasil identifikasi yang telah dilakukan, pihaknya mendata terdapat sekitar 60 hingga 70 titik lubang atau area dengan lapisan jalan yang mengalami aus atau kerusakan.
“Untuk jumlah titik lubang dengan kategori lapisan aus atau rusak, kami mendata ada sekitar 60 hingga 70 titik. Penanganan teknisnya relatif sederhana dan tidak memerlukan penanganan sampai ke lapisan bawah, karena kerusakan yang terjadi hanya pada permukaan, sekitar 5 cm,” jelas Saor.
Dalam upaya untuk mendukung kegiatan penambalan lubang dan perbaikan lapisan aspal yang aus, PPK telah menjalin kerjasama melalui Surat Perintah Kerja (SPK) dengan pihak ketiga, yaitu PT. Floresco.
“Benar, untuk dukungan aspal, kami bekerjasama melalui SPK dengan PT. Floresco. Jadi, pasokan aspal berasal dari PT. Floresco,” tegasnya.
“Secara keseluruhan, kami telah menyelesaikan penanganan titik-titik lubang dan patching (penambalan) aspal pada area yang mengalami aus, dengan kebutuhan aspal mencapai 40 ton,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
