“Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap awal berupa survei dan pengukuran di lapangan. Mobilisasi alat berat dijadwalkan mulai April 2026 untuk proses pembersihan lahan” katanya
Sementara itu, pekerjaan bangunan atas masih dalam proses tender dan menunggu revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Setelah proses tersebut rampung, kontrak akan segera ditandatangani dan dilanjutkan dengan fabrikasi serta pengiriman material ke lokasi proyek.
“Pelaksanaan bangunan atas harus sinkron dengan bangunan bawah, sehingga waktu pengerjaan dibuat lebih panjang untuk mengantisipasi proses tersebut,” jelasnya.
Dari sisi teknis, kata Ryan, bangunan bawah menggunakan fondasi setempat dengan kedalaman antara 2 hingga 4 meter, menyesuaikan kondisi tanah.
Sedangkan struktur atas menggunakan sistem jembatan gantung tipe rigid (kaku) berbahan galvanis, yang dinilai lebih stabil dibandingkan jembatan gantung konvensional.
“Perhitungan teknis sudah mencakup beban angin, gempa, hingga beban penggunaan, sehingga dari sisi keamanan sudah memenuhi standar,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












