Janto menambahkan, seluruh tim dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan BPJN NTT telah berada dalam kondisi siaga penuh, dengan dukungan aktif dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.
Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengenai peningkatan kesiapsiagaan menghadapi perubahan musim dan potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan meningkat pada akhir tahun.
Dengan adanya posko siaga dan dukungan lintas sektor ini, BPJN NTT berharap jalur-jalur nasional di Nusa Tenggara Timur tetap dapat berfungsi dengan baik, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu meski menghadapi tantangan cuaca ekstrem.
Menteri PU Pimpin langsung apel kesiapsiagaan bencana nasional
Kementerian Pekerjaan Umum (PU)menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana secara serentak di seluruh unit kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah, Selasa (4/11).
Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi seiring datangnya musim hujan 2025/2026.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
