Selain penanganan terhadap kondisi jalan, PT. Indoraya Jaya Perkasa juga menangani satu titik longsoran yang berlokasi di STA 37+100. Saat ini, proses persiapan pemasangan matras penahan longsor sedang berlangsung.
“Secara garis besar, kami tinggal menunggu pemasangan matras. Setelah matras terpasang, progres pekerjaan kami akan naik menjadi 80 persen. Saya pastikan bahwa pemasangan matras akan selesai pada akhir September,” ujar Raymond.
Raymond menambahkan bahwa seluruh kegiatan penanganan jalan dan longsoran, termasuk kegiatan rutin pemeliharaan kondisi jalan, merupakan satu kesatuan paket preservasi jalan yang diluncurkan oleh BPJN NTT pada tahun 2025. Nilai kontrak untuk paket preservasi jalan ini mencapai lebih dari Rp11 miliar.
Sebagaimana diketahui, pihak penyelenggara, Pemerintah Daerah NTT telah bersiap untuk menggelar Tour de EnTeTe 2025, sebuah ajang balap sepeda internasional yang akan berlangsung pada 10–21 September 2025.
Tour de EnTeTe akan menempuh jarak total 1.500 kilometer, melintasi tiga pulau besar di NTT, yaitu Timor, Sumba, dan Flores. Ajang ini diharapkan dapat menjadi sport tourism terbesar di Indonesia, memperkenalkan keindahan alam dan budaya NTT kepada dunia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
