Ryanto menambahkan pada sektor pemeliharaan rutin kondisi jalan, progres realisasi tercatat sebesar 61,55 persen, lebih tinggi dibanding target sebesar 24,65 persen. Sementara rehabilitasi jembatan koridor logistik juga hampir sesuai target dengan capaian 47,91 persen.
Di lapangan, pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi penghamparan AC-WC Asbuton, pengecatan jembatan, pekerjaan pasangan batu mortar, serta perbaikan pada beberapa titik jembatan seperti Jembatan Motabuik dan Jembatan Noenebu.
Menurutnya, dengan capaian yang melampaui rencana, proyek preservasi jalan yang menghubungkan wilayah perbatasan dan jalur logistik strategis ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendukung pengembangan kawasan pertanian dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Belu.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
