KUPANG, tv-beritakota.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melalui Satuan Kerja (Satker) Pemanfaatan Jaringan Sumber Air (PJSA) Nusa Tenggara II terus mempercepat penyelesaian dua proyek infrastruktur pengendalian daya rusak air di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kedua proyek tersebut meliputi pembangunan lanjutan Pengaman Sungai Haekesak di Kabupaten Belu dan pembangunan Pengaman Pantai Nangaroro di Kabupaten Nagekeo.
Dengan total anggaran lebih dari Rp35 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, kedua proyek tersebut ditargetkan rampung sebelum berakhirnya tahun anggaran.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PJSA Nusa Tenggara II, Yasir Koesnarto, mengungkapkan bahwa progres pelaksanaan kedua kegiatan tersebut secara keseluruhan telah mencapai sekitar 82 persen hingga Senin, 26 Oktober 2026.
Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pihaknya untuk menuntaskan seluruh pekerjaan sesuai jadwal kontrak.
“Progres kami sudah mencapai 82 persen per hari ini,” ujar Yasir saat ditemui di Kupang, Senin (26/10/2026).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
