IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Para Pemegang Saham Terima Laporan Pertanggungjawaban Direksi Bank NTT, Hasilkan Sejumlah Keputusan Strategis

Avatar photo
IMG 20260524 WA0013

Menurut Gubernur, penambahan modal tidak hanya dilakukan dalam bentuk uang tunai, tetapi juga dapat berupa aset seperti tanah yang nantinya menjadi bagian dari penyertaan modal Bank NTT.

“Penambahan modal bisa juga dalam bentuk aset seperti tanah yang nantinya menjadi bagian dari penyertaan modal Bank NTT,” jelasnya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan Bank NTT tetap membagikan dividen kepada seluruh pemegang saham dengan nilai yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar Rp151 miliar.

Pembagian dividen dilakukan berdasarkan porsi kepemilikan saham masing-masing daerah. Pemerintah Provinsi NTT menjadi penerima dividen terbesar karena memiliki saham paling besar di Bank NTT.

“Provinsi NTT paling tinggi karena sahamnya paling banyak, sekitar Rp30 miliar lebih,” ujar Charlie.

Meski laba perusahaan masih berada di bawah target, Charlie memastikan kondisi permodalan Bank NTT tetap kuat karena didukung cadangan modal yang memadai.

“Kita masih punya cadangan modal sekitar Rp449 miliar. Sebagian memang dipakai dari cadangan,” pungkasnya.(Pas)

Baca Juga :  Pj. Gubernur NTT Pimpin Rapat Konsolidasi Penguatan Modal Bank NTT bersama Walikota, Bupati Dan DPRD