IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kerjasama Kementan- Pemda NTT di Sektor Pertanian Jadi Prime Mover Perubahan Ekonomi NTT

Avatar photo
IMG 20250206 WA0005

Pertemuan ini dilakukan untuk koordinasi lebih lanjut pasca-kunjungan kerja Mentan Amran di Kupang-NTT pada 24 Januari lalu.

Amran optimistis dengan upaya akselerasi bersama, tingkat kemiskinan di NTT dapat ditekan hingga di bawah 10 persen. Hal ini juga diharapkan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan nasional dan tingkat pengangguran nasional.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Di NTT ada kemiskinan kurang lebih 20 persen. Kita target turunkan kemiskinan ini dengan kolaborasi antara pusat, provinsi, kabupaten, itu NTT jadi turun di bawah 10 persen ke depan. Bila perlu, maksimal 5 persen dalam 5 tahun ke depan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pembangunan sektor pertanian NTT juga diharapkan dapat memberikan kontribusi pada swasembada pangan nasional.

“Untuk itu, kami undang Pj. Gubernur NTT, Gubernur NTT terpilih, Pj. Bupati/Walikota, dan Bupati/Walikota terpilih karena kami yakin dengan kolaborasi kerja, kita akan mampu berkontribusi untuk pembangunan pertanian bahkan swasembada pangan,” terang Mentan Amran.

Mentan juga mengajak kepala daerah se-Provinsi NTT yang hadir untuk merumuskan langkah akselerasi untuk sektor pertanian di 2025. “Target 188 ribu hektare lahan di NTT pada tahun ini akan kami dukung melalui perbaikan saluran irigasi, pompanisasi, traktor, hingga penyiapan sarana-prasarana produksi lainnya,” jelas Mentan Andi.

Baca Juga :  Gubernur NTT Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Ende: Perkokoh Ideologi Menuju Indonesia Raya