Dalam rapat tersebut, juga disetujui pembentukan tim audit independen yang akan dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Audit ini bertujuan untuk menilai kondisi keuangan PT. Jamkrida NTT secara objektif dan transparan.
“Audit ini penting karena kita sedang mempersiapkan penyertaan modal bagi BUMD NTT seperti Bank NTT, Jamkrida, Flobamora, dan Kawasan Industri Bolok. Semua harus dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran,”tegas Gubernur Melki.
Rapat turut dihadiri oleh Plh. Sekda/Asisten Perekonomian dan Pembangunan Flouri Rita Wuisan, Kepala Biro Perekonomian Selfi H. Nange, dan Lukas Nikolas Mau dari Biro Hukum Setda Provinsi NTT.
Dengan terselenggaranya RUPS ini, Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola dan profesionalisme BUMD agar semakin sehat, transparan, dan berdaya saing.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
