“Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk memaksimalkan potensi alam yang kita miliki di setiap desa, dari ladang hingga laut, dan menghubungkannya dengan pasar secara efisien dan berkelanjutan” ungkapnya.
Gubernur juga menegaskan masyarakat NTT harus percaya bahwa setiap desa
memiliki keunggulan yang dapat diolah dan dipasarkan ke seluruh dunia.
Ia juga mengutarakan, kekayaan alam NTT dengan keanekaragaman hayati dari sektor pertanian, perkebunan, hasil hutan, perikanan dan kelautan, serta pariwisata dan energi baru terbarukan yang ada di NTT harus dikelola secara maksimal karena itu kekayaan yang diwariskan untuk dijaga dan dikembangkan untuk keberlangsungan hidup masyarakat.
“Kita ingin agar hasil bumi dan karya tangan masyarakat desa kita dihargai dengan nilai tinggi, dibeli secara adil, dan dikenal masyarakat luas,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT – Viktor Manek mengungkapkan, acara tersebut menampilkan 44 produk unggulan dari desa/kelurahan lokus OVOP, dan juga menghadirkan 190 jenis UMKM.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
