IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tujuh PMI Nonprosedural Dicegat di Bandara El Tari, Satu Korban Masih Anak

Avatar photo

tv-beritakota.com, KUPANG – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali membuahkan hasil.

Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Nusa Tenggara Timur bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT berhasil menggagalkan keberangkatan tujuh calon pekerja migran Indonesia (PMI) nonprosedural yang diduga hendak diberangkatkan ke Malaysia.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Penggagalan dilakukan di Bandara El Tari Kupang pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.40 Wita.

Ketujuh calon pekerja migran tersebut diketahui akan menempuh rute Kupang–Surabaya–Pontianak sebelum melanjutkan perjalanan menuju Malaysia.

Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol. Dr. Nova Irone Surentu, SH, MH, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara aparat kepolisian dan BP3MI dalam mengawasi pergerakan calon pekerja migran yang diduga diberangkatkan tanpa prosedur resmi.

“Personel Ditres PPA dan PPO Polda NTT bersama BP3MI NTT berhasil menggagalkan keberangkatan tujuh orang calon pekerja migran nonprosedural yang diduga akan diberangkatkan menuju Malaysia melalui jalur Kupang–Surabaya–Pontianak,” ujar Nova.

Baca Juga :  Empat Kru KM Putra Cantika Selamat, Sempat Terombang-ambing Akibat Mesin Rusak di Perairan Sikka