<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Persaingan usaha &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/persaingan-usaha/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 May 2025 16:26:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>Persaingan usaha &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPPU sebut Akuisisi Tokopedia oleh Tiktok berpotensi timbulkan praktik Monopoli</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/ekonomi/kppu-sebut-akuisisi-tokopedia-oleh-tiktok-berpotensi-timbulkan-praktik-monopoli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 16:26:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Akuisisi]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Kppu]]></category>
		<category><![CDATA[Merger]]></category>
		<category><![CDATA[Monopoli]]></category>
		<category><![CDATA[Persaingan usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=3299</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com (Jakarta) – Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah menyelesaikan proses penilaian menyeluruh atas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://tv-beritakota.com/ekonomi/kppu-segera-sidang-kartel-bunga-pinjol-rp-1-650-triliun/">tv-beritakota.com</a> (Jakarta) – Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah menyelesaikan proses penilaian menyeluruh atas transaksi pengambilalihan saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd.</p>
<p>Hasilnya, Investigator menyatakan bahwa transaksi tersebut berpotensi menimbulkan praktik monopoli dan/atau persaingan usaha tidak sehat.</p>
<p>Investigator juga mengusulkan berbagai persetujuan bersyarat yang akan diberlakukan terhadap kedua entitas tersebut.</p>
<p>Hal tersebut dibacakan Investigator KPPU dalam Sidang Majelis Komisi Pemeriksaan Pendahuluan perdana atas Perkara Nomor 01/KPPU-M/2025 terkait Penilaian Menyeluruh terkait Transaksi Pengambilalihan Saham PT Tokopedia oleh TikTok Nusantara (SG) Pte. Ltd., kemarin, Selasa, 27 Mei 2025 di Kantor KPPU Jakarta.</p>
<p>Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Budi Joyo Santoso serta Aru Armando dan Gopprera Panggabean sebagai Anggota Majelis Komisi, dengan agenda Pemaparan Laporan Hasil Penilaian Menyeluruh dan Penyampaian Usulan Persetujuan Bersyarat dan Jangka Waktu Pelaksanaannya oleh Investigator.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPPU Nilai Sistem PL Dalam Permen BUMN Buat Persaingan Usaha Tidak Sehat </title>
		<link>https://tv-beritakota.com/ekonomi/kppu-nilai-sistem-pl-dalam-permen-bumn-buat-persaingan-usaha-tidak-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Nov 2024 03:58:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kppu]]></category>
		<category><![CDATA[Permen BUMN]]></category>
		<category><![CDATA[Persaingan usaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=1124</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com (Jakarta) &#8211; Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan kebijakan Pemerintah terkait pengadaan barang/jasa pada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tv-beritakota.com">tv-beritakota.com</a> (Jakarta) &#8211; Komisi Pengawas Persaingan Usaha (<a href="http://KPPU">KPPU</a>) menemukan kebijakan Pemerintah terkait pengadaan barang/jasa pada Badan Usaha Milik Negara <a href="http://BUMN">(BUMN)</a> dapat menghambat pelaku usaha di luar BUMN, anak perusahaan BUMN, atau perusahaan yang terafiliasi dengan BUMN untuk ikut serta dalam pengadaan barang/jasa di BUMN.</p>
<p>Hambatan ini tercantum dalam Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/3/2023 tentang Pedoman Tata kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN (Permen 2/2023), khususnya pada Pasal 155 ayat (2) huruf j.</p>
<p>Pasal ini mengatur bahwa penunjukan langsung sebagai penyedia barang/jasa di BUMN dapat dilakukan salah satunya apabila penyedia merupakan BUMN,anak perusahaan BUMN, atau perusahaan terafiliasi BUMN. Pengaturan ini dinilai membuat persaingan usaha dalam pengadaan di BUMN menjadi tidak sehat.</p>
<p>Sebagai informasi, KPPU selama ini aktif melakukan pengawasan atas berbagai upaya sinergi BUMN yang dilakukan Pemerintah.</p>
<p>Terakhir pada tanggal 20 Mei 2014, KPPU telah menyarankan Pemerintah untuk mendesain ulang kebijakan sinergi BUMN dalam pengadaan barang/jasa di lingkungan BUMN agar sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang sehat, serta berkoordinasi dengan KPPU dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan sinergi BUMN.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
