<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Direktur Jejaring Pendidikan KPK &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/direktur-jejaring-pendidikan-kpk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 05:30:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>Direktur Jejaring Pendidikan KPK &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK Ungkap 28 Persen Penerimaan Murid Baru Masih Diwarnai Pungli</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/pendidikan/kpk-ungkap-28-persen-penerimaan-murid-baru-masih-diwarnai-pungli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 03:51:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dian Novianthi]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Jejaring Pendidikan KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Pungli SPMB]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=6882</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap masih tingginya praktik pungutan liar (pungli) dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>tv-beritakota.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (<a href="https://tv-beritakota.com/hukum/aset-daerah-dikuasai-mantan-pejabat-kpk-beri-deadline-10-desember-2025-kepada-pemda-sumba-timur/">KPK</a>) mengungkap masih tingginya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (<a href="https://tv-beritakota.com/pendidikan/kpk-soroti-pendidikan-di-ntt-ombudsman-beberkan-praktik-pungutan-hingga-dugaan-manipulasi-spmb/">SPMB</a>). Temuan tersebut menjadi peringatan serius bahwa dunia pendidikan masih menghadapi persoalan integritas yang mengkhawatirkan.</p>
<p>Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024, sebanyak 28 persen responden mengaku masih menemukan praktik pungli dalam penerimaan murid baru.</p>
<p>Bahkan, 10 persen responden mengetahui adanya pemberian imbalan kepada pihak tertentu demi meloloskan peserta didik dalam proses seleksi.</p>
<p>Bagi banyak orang tua, penerimaan murid baru merupakan momentum penuh harapan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.</p>
<p>Namun, persaingan yang ketat kerap membuka celah terjadinya praktik-praktik yang mencederai nilai keadilan.</p>
<p>KPK mengingatkan agar sekolah tidak menjadi tempat pertama bagi anak-anak menyaksikan bahwa uang, kedekatan, atau &#8220;titipan&#8221; dapat menjadi jalan menuju keberhasilan melalui cara-cara yang tidak jujur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
