<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>70 persen napi terjerat kasus kekerasan perempuan dan anak &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/70-persen-napi-terjerat-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Apr 2025 05:17:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>70 persen napi terjerat kasus kekerasan perempuan dan anak &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>70% Napi di NTT Terjerat kasus kekerasan perempuan dan anak</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/regional/70-napi-di-ntt-terjerat-kasus-kekerasan-perempuan-dan-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 05:09:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[70 persen napi terjerat kasus kekerasan perempuan dan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT Melki Laka Lena]]></category>
		<category><![CDATA[Hari bakti Pemasyarakatan]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=2892</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com ( Kupang)- Sekitar 70% narapidana (napi) di wilayah NTT terjerat dalam kasus kekerasan perempuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://tv-beritakota.com/regional/komisi-iii-dpr-ri-tegaskan-lima-poin-untuk-kejati-ntt-dalam-penegakan-hukum/">tv-beritakota.com</a> ( Kupang)- Sekitar 70% narapidana (napi) di wilayah NTT terjerat dalam kasus kekerasan perempuan dan anak.</p>
<p>Temuan ini diungkapkan Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat menghadiri acara Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-61 bertempat di Aula Kantor Wilayah secara virtual (28/04).</p>
<p>“Ini persoalan serius yang harus kita tangani bersama, agar nantinya persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT bisa kita kendalikan sehingga anak-anak dan perempuan di NTT bisa jalani hidup dengan nyaman.” ungkap Gubernur Melki</p>
<p>Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto, dalam sambutannya mengatakan peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke- 61,terdapat semangat baru pemasyarakatan melalui program akselerasi Kementerian Imipas yakni ketahanan pangan yang berbasis pada kegiatan warga binaan.</p>
<p>Melalui program tersebut, Agus menyebut pihaknya ingin menjadikan warga binaan sebagai pelaku aktif pembangunan, bukan hanya sekedar objek pembinaan sehingga punya kontribusi besar juga untuk negara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
